Jakarta 32°C Showcase

ruangrupa dan Komplotan Jakarta 32°C
bekerjasama dengan Ayorek! & WAFT-LAB
mempersembahkan:

jakarta32_showcase_e-flyer
(download e-flyer)

Jakarta 32°C Showcase
19 – 21 April 2014
Gedung Perpustakaan Bank Indonesia (BI) Surabaya
Jalan Taman Mayangkara No. 6
Kota Surabaya

Jakarta 32°C Showcase adalah kegiatan yang menampilkan karya-karya visual terbaik dari perhelatan Jakarta 32°C, sebuah forum antar mahasiswa di Jakarta, dan pameran besar dua tahunan bagi karya-karya visual mahasiswa di Jakarta. Diadakan sejak 2004, Jakarta 32°C bertujuan menumbuhkan dialog kritis para mahasiswa serta memperkenalkan karya-karya terbaik mereka kepada publik yang lebih luas. Jakarta 32°C memiliki program pameran, diskusi, workshop, pemutaran film, pertunjukan musik dan bazaar. Penyelenggaraannya melibatkan proses kuratorial, eksperimentasi seniman muda, penulisan karya, dan pengorganisasian pameran yang dilakukan oleh para mahasiswa dan seniman muda di Jakarta.
Kegiatan showcase ini bertujuan untuk memperluas jaringan serta sebagai wadah bertukar ide dan gagasan antar mahasiswa Jakarta dan Surabaya. Lewat pameran ini, diharapkan muncul gagasan kritis dan kreatif yang dapat memunculkan karya-karya visual segar, inspiratif dan kontekstual. Beberapa seniman muda yang terlibat dalam pameran ini di antaranya adalah: Angga Cipta, Citra Melati, Cut & Rescue, Daniel Kampua, Dhemas Reviyanto, Elle & Rush, Ficky Fahreza, dan Syaiful Ardianto.
Pameran ini turut mempresentasikan beberapa karya dan dokumentasi workshop Jakarta 32°C. serta dokumentasi video dari penyelenggaraan Jakarta 32°C dari 2004 – 2012.Selain pameran, juga akan diadakan kegiatan presentasi, pemutaran kompilasi karya WorkshopVideo, serta diskusi.

Jakarta 32°C merupakan salah satu divisi dari ruangrupa, sebuah organisasi seni rupa kontemporer yang didirikan pada 2000 oleh sekelompok seniman di Jakarta.

jakarta32_showcase_e-poster
(download e-poster)

Program:

Sabtu, 19 April 2014
Pembukaan: 17.00 – 21.00 WIB
Dimeriahkan oleh: Kitseh, Ayren Mayden, Cut & Rescue, dll

Minggu, 20 April 2014
Pameran di Perpustakaan BI: 06.00 – 18.00 WIB

Seri Presentasi Workshop Jakarta 32°C
- Presentasi Workshop Fotografi: 15.00 – 16.00 WIB
- Presentasi Workshop Seni Digital dan Interaktif: 16.00 – 17.00 WIB
Pemutaran Video di Aiola
- Pemutaran Kompilasi Karya Workshop Video Jakarta 32°C: 19.00 – 20.00 WIB
- Pemutaran Karya Video dari Surabaya: 20.00 – 21.00 WIB

Senin, 21 April 2014
Pameran: 08.00 – 16.00 WIB
Presentasi Project Jakarta 32°C: 14.00 – 16.00 WIB

Acara ini didukung oleh:
Jakarta 32°C | ruangrupa | Arts Collaboratory | Stichting DOEN | HIVOS | Bank Indonesia | Perpustakaan Bank Indonesia Surabaya | Ayorek! | WAFT-LAB | Aiola

*please.. feed the social media:
jakarta32_showcase_instagram
(download image for instagram, twitter photo posting, etc..)

Informasi lebih lanjut:
w: jakarta32c.org | ruangrupa.org | ayorek.org | waft-lab.com
fb: Jakarta32c | ruangrupa
t: @jakarta32c | @ruangrupa | @ayorek_org | @WAFTLAB

TOURDIGRADE

Hacteria dan Lifepatch bekerjasama dengan ruangrupa, Tobucil, Jatiwangi Art Factory, dan WAFT-Lab mempersembahkan:

eflyer_tourdigrade

 

Workshop, Presentasi dan Performance
keliling 4 kota – Pra-Hackterialab 2014

Senin – Rabu | 17, 18, 19 Maret 2014
di ruangrupa
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No.6

Mulai Pk. 15.00 – Selesai

===

JADWAL KEGIATAN
ruangrupa, Jakarta
Senin, 17 Maret 2014
15.00 – 18.30 WIB Workshop Intro Bio-Elektronika (#WIB)
19.00 – 21.30 WIB Presentasi & Diskusi Hackteria, Lifepatch dan HackteriaLab 2014 (#HLab14)

Selasa, 18 Maret 2014
15.00 – 18.30 WIB Workshop Intensif Bio-Elektronika Banget (#WIBB) – sesi 1 **
19.00 – 21.00 WIB Workshop Teknik Fermentasi (#WTF)*
21.30 – 24.00 WIB Workshop Intensif Bio-Elektronika Banget (#WIBB) – sesi 2**

Rabu, 19 Maret 2014
15.00 – 18.30 WIB Workshop Intensif Bio-Elektronika Banget (#WIBB) – sesi 3 **
19.00 – 20.00 WIB Presentasi final workshop Bio-Elektronika Banget (#WIBB)
21.00 – 24.00 WIB Larry Bang – Bang Tattoo Show Performans

*Biaya pendaftaran IDR25.000
**Biaya pendaftaran IDR50.000
***Peserta terbatas, 10 orang/workshop

===

“Tourdigrade” adalah sebuah rangkaian acara workshop keliling beberapa kota di Indonesia. Rangkaian acara workshop ini merupakan salah satu bagian dari fase pra-HackteriaLab 2014 yang berlangsung di Yogyakarta. Rangkaian acara workshop ini menitik beratkan pada aktivitas berbagi pengetahuan dalam praktik kesenian dan ilmu pengetahuan biologis sederhana. Hackteria dan Lifepatch ingin memperkenalkan praktik kreatif penggunaan ilmu biologis melalui beberapa materi workshop.

***

Hackteria adalah platform web dan koleksi Proyek Seni Biologis Open Source yang digerakkan pada Februari 2009 oleh Andy Gracie, Marc Dusseiller dan Yashas Shetty, setelah kolaborasi yang mereka lakukan di Interactivos Garage Science di Medialab
Prado, Madrid. http://hackteria.org/

Lifepatch adalah organisasi seni lintas-disiplin yang terbentuk pada 26 Maret 2012. Berpijak pada inisiatif warga dalam seni, sains, dan teknologi, Lifepatch mengajak para anggota dan siapapun yang terlibat dalam aktivitasnya untuk meneliti, menggali, dan mengembangkan kehadiran teknologi, sumber daya alam, dan sumber daya manusia di daerah sekitarnya. http://lifepatch.org/

***

Kepada Apakah

A Soft Launching
“Kepada Apakah” / On What
by Afrizal Malna

e_poster-kepada-apakah

March 12th, 2014 | 4pm
at ruangrupa
Jl. Tebet Timur Dalam Raya, No.6
Tebet
Jakarta Selatan 12820

*Free & Limited Seat

Speakers:
Melati Suryodarmo, Berto Tukan
Readers:
Andi Bersama, Hendra Setiawan, Haikal

***
An intuitive and KLA winning author, Afrizal Malna, has touched many hearts and souls through his books which mainly based on “his bodily encountered with the urban space” –wrote Andy Fuller in his critical investigation in the East-Asian contemporary literature.

Afrizalnewest and most precious novel yet thoughtfully written, “KepadaApakah”/ “On What” will be launched in ruangrupa, March 12th 2014. The novel told about a guy named Ram and his personal relationship. Ram was an actor as well as one of a student in the philosophy department in Driyarkara School of Philosophy. A leading, clairvoyant and yet full of socio-cultural inauguration making it possible to hit any single part of our unconscious –the history from the outsiderperspective.

This event will host Afrizal in an open discussion and debates about his genuine work, and a short knowledge about his book will be deliberated by a young writer from Remotivi and Indoprogress, Berto Tukan and also an international performance artist, Melati Suryodarmo.
This discussion demands an interdisciplinary study about the works.

For more information please contact Dian (+62 8572 5259287) or ruangrupa (+62 21 8304220)

About the Author: Afrizal, now in his mid-50s, is highly industrious: he writes around the clock, he travels regularly throughout Indonesia for seminars, readings and festivals, and when not working on a new collection of poems, he is revising older works, or having essays published in Kompas, a daily national newspaper. In 2012, Afrizal had residencies in Poland, at Platform Lublin, and at DAAD in Berlin. His most recently published book of poems is museum penghancur dokumen. In 2014, he will return to Berlin for a year-long residency. During the 1980s and 1990s he was active with Teater Sae. For a period in the 1990s, he was affiliated with the activist group ‘Urban Poor Consortium in Jakarta’. Despite this degree of activism, as a writer and poet, Afrizal remains relatively neutral in terms of Indonesia’s often polarised literary communities.

UNTUK IBNU

“Untuk Ibnu”

untuk_ibnu_eflyer
Adalah acara amal yang didedikasikan untuk mengenang sahabat dan saudara kami:

ibnu

(alm.) Ibnu Rizal A
(1988-2014)

===

Sabtu, 22 Februari 2014
15.00-22.00
di ruangrupa
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No.6

Menampilkan:
We Love ABC
Bin Harlan
Oomleo & John (WSATCC)
Pasangan Baru (Nastasha Abigail & Dimas Ario)
N.O.S
Markasastra
Pembacaan Puisi
Kamaya & The Handsomes feat Paroehwaktoe
Puisi / Monolog oleh Khairani Barokka

MC: gilang Gombloh

Akan diadakan pula lelang karya dan penjualan benda-benda eksentrik lainnya oleh:
Maman, Mice, Popo, Hana Madness, Melancholy craft, Lensa Massa, Seperak, stand ramal, lapak kamera bekas, dan masih banyak lagi…

Bagi yang ingin terlibat dalam lelang dan penjualan dapat menghubungi:
Maya +62 881 8044 815
Barjo +62 812 8439 0965

HOLY MARKET IS BACK AGAIN

..Minggu, 29 Desember 2013 di ruangrupa! ..start pukul 12 siang ..hingga usai!

E-flyer_HolyMarket#5_Des2014_a E-flyer_HolyMarket#5_Des2014_b

..menampilkan: segala jenis! ..beserta hiburan musik dan sebagainya!

..jangan don’t forget untuk hadir!

 

MEMBACA KARTINI

Teater Perempuan Paseban dan ruangrupa
mempersembahkan:

sebuah produksi perdana dari TEATER PEREMPUAN PASEBAN
“MEMBACA KARTINI”
Karya/Sutradara: IRAWITA

Print

 

Para Pembaca: Mama Titin, Ibu Yenni, Chacha, Dewi
Artistic Director: Gallis AS
Penata Cahaya: Doni Lazuardi
Penata Musik: Mogan Pasaribu
Penata Make up dan Kostum: Ata
Video Slide: Eko
Stage Manager: Jerry
Pimpinan Produksi: Irawita

Pementasan: Jum’at, 27 Desember 2013 / 19.30
di RURU Gallery
Jl. Tebet Timur Dalam Raya 6, Jakarta Selatan

Gratis! (Kapasitas: 60 orang)

RURU Gallery untuk pertama kalinya membuka ruangnya untuk pementasan teater. Kali ini Ruangrupa bertindak sebagai fasilitator untuk pementasan produksi perdana dari Teater Perempuan Paseban, yang tergabung dalam Komunitas Budaya Paseban. Komunitas ini aktifdalam melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui beragam program kesenian dan khususnya dengan menggunakan teater sebagai media berkesenian bagi masyarakat yang berdomisili di wilayah Paseban yang terletak di Kramat Sawah dalam Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Komunitas Paseban berdiri sejak tahun 2000, awalnya banyak melakukan program kesenian yang melibatkan anak-anak dan remaja yang tinggal di wilayah Paseban, khususnya Kramat Sawah. Seiring perjalanan waktu, baru kemudian di awal tahun 2012, muncul keinginan untuk membentuk sebuah ruang belajar dengan menggunakan teater sebagai dasar pijakan, karena melihat para ibu-ibupun seringkali terlibat secara langsung dalam hampir setiap program Komunitas Budaya. Akhirnya setelah terjadi berbagai pertemuan dan perbincangan , di awal bulan Maret 2013, tepatnya pada tanggal 1 Maret 2013 dibentuklah Teater Perempuan Paseban. Kelompok teater ini dibentuk dengan satu kebutuhan akan group teater sebagai media kreatifitas dan pengaktualisasianserta eksistensi diri, dan yang lebih utama adalah menggali potensi yang ada pada para perempuan/ibu-ibu di wilayah Paseban.

Naskah yang akan dipentaskan pada produksi perdana Teater Perempuan Paseban ini merupakan kutipan-kutipan dari isi surat Kartini kepada sahabat-sahabatnya. Melalui pementasan dengan pembacaan surat-surat Kartini ini diharapakan kita akan mengenal sosok, pemikiran, cita-cita dan apa yang sudah Kartini lakukan semasa hidupnya.

SINOPSIS
Bila orang hendak sungguh-sungguh memajukan peradaban, maka kecerdasan pikiran dan pertumbuhan budi harus sama-sama dimajukan. Dan, siapa yang bisa paling banyak untuk berbuat yang terakhir itu, yang paling banyak membantu mempertinggi kadar budi manusia? Perempuan. Karena, dipangkuan perempuanlah pertama-tama manusia menerima pendidikannya. Disana anak mula-mula belajar merasa, berpikir, berbicara.

Perempuan sebagai pendukung peradaban! Bukan, bukan karena perempuan yang dianggap cakap untuk hal itu, melainkan karena saya sendiri juga yakin sungguh-sungguh bahwa dari perempuan mungkin akan timbul pengaruh yang besar, yang baik atau buruk akan berakibat besar bagi kehidupan: bahwa dialah yang paling banyak dapat membantu meninggikan kadar kesusilaan manusia.

(Surat kepada Ny. Ovink Soer, awal tahun 1900)

IN DELTA FLUX

Scroll down for English

UNDANGAN:
RURU Gallery dan OK. Video bekerjasama dengan IMPAKT mempersembahkan:

IN DELTA FLUX

e-flyer_in_delta_flux

Kurator: Arjon Dunnewind

Pembukaan:
Rabu, 18 Desember | 19.00 WIB – selesai
(Dimeriahkan oleh DJ)

Pameran:
19 – 25 Desember (kecuali hari Minggu) | 11.00 – 21.00

di RURU Gallery
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6
Jakarta Selatan 12820

***

MATRIX CITY
Kuliah umum oleh Arjon Dunnewind

Jakarta:
Kamis, 19 Desember | 14.00 – 16.00
di Auditorium Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta
Jl. Cikini Raya No. 73
Jakarta Pusat 10330

Yogyakarta:
Senin, 23 Desember | 16.00 – 18.00
Moderator: Maria Adriani
di Indonesian Visual Art Archive (IVAA)
Jl. Ireda, Gang Hiperkes MG I/ 188 A-B
Kampung Dipowinatan, Keparakan

Gratis!


Pada perhelatan MUSLIHAT OK. Video – 6th Jakarta International Video Festival yang berlangsung pada bulan September 2013 lalu, OK. Video berkesempatan mengundang IMPAKT untuk mempresentasikan beberapa karya seni media yang pernah dipresentasikan baik dalam festival atau pun program reguler IMPAKT (seperti residensi, proyek seni, proyek penelitian, dan lain-lain). IMPAKT adalah sebuah organisasi asal Utrecht, Belanda, yang rutin menyelenggarakan festival seni media setiap tahunnya sejak 1988. Program yang dikuratori oleh Arjon Dunnewind tersebut diberi tajuk Inside Job.

Melanjuti kerjasama yang sudah berlangsung sejak tahun 2009, kali ini OK. Video secara khusus mengundang kembali IMPAKT untuk membuat dua program di Indonesia. Pertama, pameran In Delta Flux yang diselenggarakan di RURU Gallery pada 18-25 Desember 2013. Melalui delapan karya video layar tunggal (single channel), In Delta Flux akan membicarakan tentang bagaimana relasi seni pertunjukan dan seni lingkungan (Land Art) yang berpengaruh dalam dunia seni Belanda di tahun ’70-an, pada karya-karya video Belanda saat ini. Karya-karya pada pameran ini juga menyoroti masyarakat dan (sub)kultur Belanda pada karya-karya kontemporer dalam rentang 1993-2013.

Program kedua adalah kuliah umum (lecture) bertajuk Matrix City yang akan disampaikan sendiri oleh Arjon Dunnewind, selaku Direktur Umum IMPAKT. Sejalan dengan tema-tema kota dan urban yang menjadi wilayah kreatif ruangrupa (organisasi yang mewadahi OK. Video), lecture Matrix City dinilai sangat cocok diselenggarakan di kota besar seperti Jakarta dan Yogyakarta. Kuliah umum ini membicarakan bagaimana kota dan budaya perkotaan menjadi inspirasi bagi para seniman dan ilmuwan, lalu bagaimana Media Baru (New Media Art) telah mengubah definisi ruang publik. Presentasi ini menerangkan sedikit tentang masalah yang bersifat lebih politis, yaitu kaitan ruang publik dan pribadi dan pertanyaan mengenai siapa yang berkuasa atas ruang publik. Program kuliah umum ini akan diselenggarakan di dua kota yang berbeda dengan melibatkan Pascasarajana Institut Kesenian Jakarta dan Indonesian Visual Art Archive (IVAA) di Yogyakarta.
Mahardika Yudha
Koordinator Divisi Pengembangan Seni Video ruangrupa

***


INVITATION
RURU Gallery and OK. Video in collaboration with IMPAKT present:

IN DELTA FLUX

Curator: Arjon Dunnewind

Opening:
Rabu, 18th December | 7 PM – done
With performance by DJ

Exhibition:
19 – 25 December (except for Sunday) | 11 AM – 9 PM

at RURU Gallery
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6
Jakarta Selatan 12820

***

MATRIX CITY
a public lecture by Arjon Dunnewind

Jakarta:
Thursday, 19th December | 2 – 4 PM
at Auditorium Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta
Jl. Cikini Raya No. 73
Jakarta Pusat 10330

Yogyakarta:
Monday, 23rd December | 4 – 6 PM
Moderator: Maria Adriani
at Indonesian Visual Art Archive (IVAA)
Jl. Ireda, Gang Hiperkes MG I/ 188 A-B
Kampung Dipowinatan, Keparakan

This is a FREE event!


OK. Video invited IMPAKT to present a program for MUSLIHAT OK. Video – 6th Jakarta International Video Festival. The program called Inside Jobs and was curated by Arjon Dunnewind, General Director of IMPAKT. It was consisted of several media arts that have been presented in festival or their regular program (such as residency, art project, research project, etc). IMPAKT is an organization based in Utrecht, The Netherlands, that has been organizing IMPAKT Festival every year since 1988.

Continuing the partnership that has been developed since 2009, OK. Video invites IMPAKT again in a joint-program. This time, not once, but two programs. First, is In Delta Flux exhibition that will be held at RURU Gallery on 18-25 December 2013. Eight works will be presented and bring issue about the relation of Performance Art and Land Art were influential in the world of Dutch during the 70′s and the Dutch video art today. The works in this exhibition also highlight the public and Dutch (sub)culture in contemporary works in the range of 1993-2013.

The second program is Matrix City, a public lecture that will conducted by Arjon himself. In accordance with city and urban theme that have become with ruangrupa’s creative field, we consider this lecture is best presented in two major cities like Jakarta and Yogyakarta. The lecture will discuss how city and urban culture have inspired artists and scientists, also how the New Media Art has redefined the term ‘public space’. This presentation will also highlight a more political issue, the relation of public and private space and raise the question on who has the power of public space. Magister Program of Jakarta Art Institute (IKJ) and Indonesian Visual Art Archive (IVAA) will be the venue for both one-day lecture.

After become its own division of ruangrupa since 2008, Video Art Development Division (OK. Video) have several other regular programs apart from its biennial international video festival, such as documentation, archive, distribution, education, and other programs that focused in the development of video and media art in Indonesia. We hope that both programs, exhibition and lecture, can be an inspiration as well as strengthen the partnership between IMPAKT and OK. Video, and several other media art festival who have worked with ruangrupa in the past such as International Short Film Festival Oberhausen (Germany), Image Festival (Canada), and Videobrasil (Brazil).

Mahardika Yudha
Coordinator of ruangrupa Video Art Development Division
***


Please visit www.ruangrupa.org and follow us on twitter @ruangrupa. Also visit www.okvideofestival.org, www.jakarta32c.org, www.rrrec.ruangrupa.org, www.karbonjournal.org, www.jarakpandang.net and join with our group Facebook ruangrupa.

logo
Tebet Timur Dalam Raya No.6
Jakarta Selatan 12820
Telp / Fax : +6221 8304220
www.ruangrupa.org
info@ruangrupa.org

RRREC Fest #3

ruangrupa
mempersembahkan

RRREC Fest #3
poster_rrrecfest3
Music / Movie / Bazaar
7 – 9 Desember 2013

di Toko Roti Tan Ek Tjoan, Kedai Tjikini, The Jaya Pub dan Taman Ismail Marzuki

Menampilkan:

Hari I :
Sabtu, 7 Desember 2013 / 18.00 – 22.00 @ Toko Roti Tan Ek Tjoan
Studiorama X RRR stage
2nd Floor:
Strange Fruit (JKT), Nappoleon (BDG), Clatter (JKT), Crayola Eyes (JKT) 
Artwork by Yaya Sung

Rooftop:
DJ Sets: Gerhan – Moustapha – Spliff – Ojon – Tizanio
*FDC: 30K, Kapasitas 200 orang

 

Hari II :
Minggu, 8 Desember 2013 / 16.00 – 21.00 @ Kedai Tjikini
Acoustic Stage
Nada Fiksi (BDG), Theory of Discoustic (MKS), Rabu (YK), Bin Idris (BDG)
Program: Ngobrol Bareng: “Musik dan Humor”
dengan Jhonny Iskandar & Yuri Mahipal (OM Pengantar Minum Racun)
Dipandu oleh: Cholil Mahmud dan oomleo
*FDC: 30K, Kapasitas: 100 orang

 

Minggu, 8 Desember 2013 / 20.30 – 01.00@ The Jaya Pub
RRREC Fest @ “SUPERBAD!”
Seaside (JKT), Barefood (JKT), Seek Six Sick (YK), Sigmun (BDG)
*FDC: 30K, Kapasitas 200 orang

 

Hari III :
Senin, 9 Desember 2013 / 17.00 dan 19.30
Ruru.mov @ Kineforum TIM
Special Screening Film Dokumenter “SIAR, DAUR BAUR” karya Gundala Pictures
Program: Ngobrol Bareng bersama sutradara “SIAR, DAUR BAUR” / 19.00-19.30
*Gratis. Kapasitas: 45 Kursi.

 

Senin, 9 Desember 2013 / 17.00 – 00.00
@ Pelataran Teater Jakarta TIM
Beringin Stage: Rabu (YK), Arrington de Dyoniso – from Malaikat & Singa (USA)
“SUPERBAD!” X RRR Stage: Jirapah (JKT), Morfem (JKT)
Yes No Klub X RRR Stage: Belajar Membunuh (YK),  The Kuda (BGR), Sangkakala (YK), Zoo (YK)
*Donasi, Kapasitas 500 orang

 

Acara ini terselenggara atas kerjasama dengan:
Dewan Kesenian Jakarta, Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Kineforum DKJ, Studiorama, Yes No Wave Music, Anoa Records

Dan didukung oleh: PKJ TIM, Tan Ek Tjoan, Kedai Tjikini, The Jaya Pub, San Miguel Beer, Flash Comm, Spark, Restoran Trio, demajors

Media Partner : Whiteboard Journal, demajors radio, Wasweswos radio, Irockumentary.com, rurushopradio

Info lebih lanjut: rrrec.ruangrupa.org | ruangrupa.orgfollow: @rrrec_fest | @ruangrupa


Siaran Pers

ruangrupa kembali mempersembahkan RRREC Fest (ruangrupa Record Festival), kali ini adalah penyelenggaran yang ketiga. Sebelumnya festival ini diselenggarakan pertama kali pada penghujung 2010 lalu sebagai bagian dari perhelatan Decompression #10 ruangrupa’s 10th Anniversarydi Galeri Nasional Indonesia, dan RRREC Fest ke-2 diadakan pada akhir 2011 selama 3 hari di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Program utama RRREC Fest adalah konser musik, yang didukung oleh program pemutaran film dan bazaar yang menjual produk seni masa kini dari seniman muda, kelompok/organisasi/komunitas seni dan mahasiswa-mahasiwa di Jakarta.

RRREC Fest #3 ketiga ini akan diadakan selama tiga hari di kawasan Cikini Raya, yang sebelumnya  menjadi lokasi RRREC Fest #2. Festival ini dirancang sebagai sebuah perhelatan budaya yang berlangsung selama 3 hari di kawasan Cikini Raya di 3 lokasi berbeda yaitu Toko Roti Tan Ek Tjoan, Kedai Tjikini dan Taman Ismail Marzuki, ditambah dengan satu lokasi yang terletak di jantung kota Jl. MH Thamrin, yaitu The Jaya Pub, salah satu pub tertua di Jakarta. Pemilihan lokasi ini akan memberikan pengalaman artistik baru bagi penonton sebuah festival musik untuk bisa menikmati pertunjukan musik dalam ruang-ruang spesifik yang telah memiliki atmosfir, karakter dan sejarahnya sendiri. Di samping memiliki nilai sejarah yang penting bagi kota Jakarta, Cikini Raya juga menyediakan infrastruktur yang memadai. Di sana terdapat trotoar yang nyaman bagi pejalan kaki, berbagai kafe dan restoran dengan suasana yang hangat, Pusat Kesenian Jakarta, hotel, dan sebuah toko roti tua yang menyimpan memori. Kami melihat semua itu sebagai modal lokal yang sangat berharga untuk diapresiasi dan dinikmati bersama.

RRREC Fest #3 melakukan pendekatan strategi artistik yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.  The Secret Agents (Indra Ameng dan Keke Tumbuan) sebagai kurator keseluruhan festival mengundang 2 seniman dan sebuah kolektif seni untuk bekerjasama sebagai kurator dalam memilih dan menampilkan band-band dalam festival ketiga ini. Mereka diundang karena reputasi dan konsistensinya dalam mendukung kemajuan perkembangan kancah musik lokal hingga berperan sebagai agen budaya sekaligus cultural producer dalam memperkenalkan wajah-wajah baru serta turut menyumbangkan pengetahuan baru lewat rilisan produk musik, gelaran acara, karya musik dan  gagasan-gagasannya, baik lontaran gagasan berupa statement maupun yang terangkum dalam tulisan. Mereka yang diundang untuk berperan menjadi kurator RRREC Fest #3: Cholil Mahmud (musisi / vokalis Efek Rumah Kaca / Pandai Besi / Indie Art Wedding), Studiorama (kolektif seni arus pinggir), dan Wok The Rock (seniman / pemilik Yes No Wave Music net label). Strategi artistik ini kami pilih dengan tujuan untuk menghadirkan gelaran pertunjukan musik yang lebih segar lewat pilihan band-band baru dan mengadaptasi cara kerja kolaboratif demi menghasilkan penemuan-penemuan tak terduga.

Cholil Mahmud memilih musisi / band eksentrik yang tampil di Kedai Tjikini dalam kemasan musik akustik, kolektif Studiorama “meremajakan” Toko Roti Tan Ek Tjoan dengan menghadirkan band-band muda berbakat yang bergairah, The Secret Agents mengundang band-band rock lokal kelas wahid masa kini untuk mencerahkan Jaya Pub dan TIM, sedangkan Wok The Rock dari net label Yes No Wave Music membawa serombongan band-band genial dari kota Jogjakarta yang dirilis oleh net label ini untuk memeriahkan sekaligus menyegarkan suasana ruang publik pelataran Teater Jakarta di kompleks Taman Ismail Marzuki. Band yang akan tampil sebagian besar adalah para musisi yang tergolong masih baru dan bahkan beberapa belum merilis album penuh, namun ada juga wajah lama yang tampil dengan eksperimentasi baru.

Pada program film, kami bekerjasama dengan  Gundala Pictures dan Efek Rumah Kaca untuk mengadakan pemutaran perdana dari film dokumenter tentang kelompok musik Pandai Besi yang membuat album rekaman dengan sistem live recording di studio milik perusahaan rekaman Lokananta di kota Solo. Film berjudul “SIAR, DAUR BAUR” adalah karya dari Gundala Pictures yang kami undang karena memiliki relasi khusus dengan dunia musik dan sekaligus bentuk penghargaan atas dokumentasinya yang akan menjadi sangat berharga bagi sejarah musik lokal.

Program bazaar mengikutsertakan mereka yang termasuk paling aktif berkesenian ataupun menyokong kegiatan kesenian baik di bidang musik, seni rupa dan film saat ini yaitu: Irama Nusantara, Demajors, Gambar Selaw, Kampung Segart, Garduhouse, RURU Shop, Yes No Wave Music, dan lain-lain.

RRREC Fest didedikasikan untuk menemukan, menampilkan, mempromosikan, mempertemukan, menyebarkan, dan menjaga keberlangsungan gagasan kreatif serta potensi yang dimiliki para musisi/band/performer dan seniman lokal. Kami memilih untuk mengadakan festival musik dengan kesadaran untuk membuat sebuah platform bagi terciptanya sebuah meeting point antar seniman dan antara seniman dengan publiknya, serta menjadikan festival kecil ini suatu peristiwa tersendiri yang dapat menginspirasi banyak orang. Sesuai judul festival ini, RRREC Fest (ruangrupa Record) dimaksudkan untuk mendokumentasikan energi dari generasi musik lokal terbaru baik dalam bentuk audio maupun video, dan juga agar acara ini terekam dalam jiwa para penggemar musik yang menghadiri acara ini.

Festival ini diselenggarakan berkat kerjasama dengan banyak sahabat, kawan dan pihak sponsor yang sebelumnya kerap bekerja seiring dengan kami. Festival ini hadir sebagai sebuah pernyataan akan pentingnya semangat alternatif dan pembaruan,  tidak hanya dalam dunia musik tetapi juga dalam praktik kebudayaan lainnya. Semangat ini akan selalu membuka ruang bagi lahirnya berbagai penciptaan dengan gagasan baru yang segar dan inspiratif.

 

Jakarta, 5 Desemberrr  2013,

Indra Ameng

(Festival Director)

BEGADANG NENG?

RURUSHOP mempersembahkan:

“Begadang Neng?”

FLYERS Begadang

Pameran proyek seni 15 perupa perempuan:
Dila Ayu, Ika Vantiani, Keke Tumbuan, Lala Bohang, Marishka Soekarna, Marina Tasha, Monica Hapsari, Nastasha Abigail, Natasha Gabriella Tontey, Neng Iren, Nuri Fatima, Sari Sartje, Sanchia Hamidjaja, Tisa Granicia, Ykha Amelz.

Pembukaan:
Jumat, 25 Oktober 2013 (19.00 wib – selesai)

di RURU Gallery
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6
Jakarta Selatan 12820

Dimeriahkan oleh:
MORFEM
HIGHTIME REBELLION
Audio Jockey: MESEM MESEM SUKA (M.M.S: MELA, SARTJE, MAR GALO)
MC: Ale & Angganggok

Pameran berlangsung:
25 – 27 Oktober (11.00 – 21.00 wib)

Gratis!

18+


Begadang Neng?

Oktober ini, RURUSHOP mengundang 15 perupa perempuan yang konsisten berkarya dengan fokus bidangnya masing-masing dalam sebuah pameran proyek bertajuk “Begadang Neng?“. Penyelenggaraan pameran yang merupakan bagian dari program Artwork Project ini spesial, sebab sekaligus untuk merayakan pembukaan toko RURUSHOP yang baru.

Kelima belas perupa tersebut yaitu Dila ayu, Ika Vantiani, Keke Tumbuan, Lala Bohang, Marishka Soekarna, Marina Tasha, Monica Hapsari, Nastasha Abigail, Natasha Gabriella Tontey, Neng Iren, Nuri Fatima, Sanchia Hamidjaja, Sari Sartje, dan Ykha Amelz.

Masing-masing perupa bebas berkarya menggunakan empat media berbeda, antara lain totebag kanvas, kaos oblong, sarung bantal, dan jam dinding yang seluruhnya berwarna putih polos. Mereka juga diberikan kebebasan menggunakan teknik apapun sesuai dengan keahlian masing-masing, misalnya sablon, sulam, jahit, tempel, cetak, dan lain-lain.

Tema “begadang” dipilih karena dianggap akrab dengan kehidupan perupa sehari-harinya. Mereka kerap begadang karena dikejar deadline, mencari inspirasi, atau sekadar mencintai ketenangan yang ditawarkan oleh malam hari.

Keputusan untuk mengundang hanya perupa perempuan juga bukan tanpa sebab. Melihat laki-laki begadang itu sudah umum. “Profesi malam” seperti satpam, siskamling, dan penjaga villa, kerap dilakoni oleh para laki-laki. Karya-karya yang dipamerkan di “Begadang Neng?” ini mencoba mengajak pengunjung untuk melihat berbagai sisi kehidupan malam hari. Semuanya, tentu saja, berasal dari sudut pandang perempuan.

 

Info lebih lanjut:

w: ruangrupa.org | t: @ruangrupa @RuruShop| fb: Ruru Shop, ruangrupa | e: info@ruangrupa.org

Workshop Kurator Muda Indonesia 2013

Dewan Kesenian Jakarta & ruangrupa
mempersembahkan:
“Workshop Kurator Muda Indonesia 2013″
(18 – 30 November 2013)

Workshop-Kurator-Muda-(preview)
(download e-flyer *.pdf Workshop Kurator Muda 2013 – 3mb)

Dewan Kesenian Jakarta dan ruangrupa mengadakan “Workshop Kurator Muda Indonesia”. Kegiatan ini ditujukan kepada mereka yang berminat untuk belajar bersama menjadi kurator seni. Terutama bagi Anda yang muda, segar, dan memiliki pemikiran kritis terhadap perkembangan seni di Indonesia.

Workshop ini terbatas untuk 10 orang dan tidak dipungut biaya. Bagi peserta dari luar Jakarta akan disediakan akomodasi oleh panitia. Peserta akan diseleksi berdasarkan proposal yang dikirimkan dan syarat pendaftaran lainnya.

Hasil akhir workshop akan ditindaklanjuti dengan menjalankan ide-ide proyek tersebut, tentunya dengan dukungan dari Dewan Kesenian Jakarta dan ruangrupa.

“Workshop Kurator Muda Indonesia” akan diselenggarakan selama dua minggu (Senin sampai dengan Jumat | pkl. 10.00 – 17.00 WIB), bertempat di Dewan Kesenian Jakarta dan ruangrupa.

Kriteria Peserta:
1. Peserta berusia antara 20 – 35 tahun;
2. Memiliki minat terhadap seni dan budaya;
3. Mengisi dan mengirimkan proposal formulir proyek;
4. Mengirimkan CV dan 2 (dua) contoh proyek/riset yang sudah pernah dijalankan;
5. Bersedia mengikuti workshop selama dua minggu di Jakarta.

CV, proposal, dan contoh proyek Anda silakan kirim melalui:
- pendaftaran online: http://bit.ly/19wg3ao
- e-mail: kuratormuda@gmail.com dengan subjek: Calon Kurator [spasi] Nama Lengkap (unduh formulir di: http://bit.ly/16AYLIo)

Pendaftaran ditutup tanggal 21 Oktober 2013.
Peserta terpilih akan diumumkan pada tanggal 8 November 2013 di website Dewan Kesenian Jakarta dan ruangrupa.

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:
Winda (+6285691929986)
Barto (+6285715442445)


Dewan Kesenian Jakarta
Taman Ismail Marzuki
Jl. Cikini Raya 73
Jakarta Pusat

Phone: +62-21 319 37 639 (up) Maria Josephina
Fax: +62-21 319 37 639
Website: www.dkj.or.id


ruangrupa
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No.6
Jakarta 12820

Phone: +62-21 8304220
Website: ruangrupa.org